KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Program Studi Teknik Elektro, kembali menunjukkan eksistensinya di panggung olahraga dan seni budaya tingkat regional. Dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa Sulawesi Tenggara 2026 yang diselenggarakan pada 15-28 Maret 2026 di Kendari, mahasiswa dari prodi Teknik Elektro berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi dan membuktikan bahwa excellence tidak hanya dapat dicapai di akademik semata.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik. Tidak sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, kampus yang terletak di jantung Kendari ini juga fokus membangun karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri generasi muda Sulawesi Tenggara melalui aktivitas ekstrakurikuler yang terstruktur dan berkelanjutan.
Prestasi Membanggakan di Berbagai Cabang
Data resmi dari Direktorat Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari mencatat bahwa mahasiswa Teknik Elektro berhasil meraih 12 medali, terdiri dari lima medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu. Prestasi tersebut diraih dalam berbagai cabang olahraga mulai dari futsal, bola voli, pencak silat, hingga cabang seni budaya seperti seni tari tradisional Sulawesi Tenggara, desain grafis, dan kompetisi fotografi.
Salah satu pencapaian yang paling membanggakan datang dari tim futsal putra Teknik Elektro yang berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan tim dari Universitas Haluoleo dalam pertandingan final yang berlangsung sangat ketat dengan skor 4-3. Pertandingan yang dimainkan di Gelanggang Olahraga Kendari pada 25 Maret 2026 tersebut menjadi highlight dari seluruh rangkaian festival.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Tim futsal kami terdiri dari mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik bermain yang baik, tetapi juga menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka berhasil membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Elektro bukan hanya pintar di laboratorium, tetapi juga dapat berkompetisi di level yang lebih tinggi,” ujar Rendra Pratama, kapten tim futsal putra Teknik Elektro, dalam wawancara eksklusif pada 29 Maret 2026.
Prestasi lainnya juga datang dari cabang pencak silat, di mana mahasiswa Teknik Elektro bernama Ardiansyah berhasil meraih medali emas dalam kategori berat badan 70 kg putra. Ardiansyah, yang merupakan mahasiswa semester lima Teknik Elektro, berhasil mengalahkan pesilat andalan dari Universitas Negeri Kendari dengan teknik sapuan yang presisi dan strategi pertarungan yang matang.
“Saya sangat senang dapat meraih emas untuk kampus dan prodi saya. Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga. Melalui kompetisi ini, saya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa teknik juga bisa berkembang dalam bidang olahraga tradisional,” kata Ardiansyah dengan penuh kebanggaan.
Seni dan Budaya Menjadi Keunggulan Tersendiri
Tidak hanya di cabang olahraga, mahasiswa Teknik Elektro juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang seni dan budaya. Dalam kategori seni tari tradisional Sulawesi Tenggara, sebuah kolaborasi yang menawan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan berhasil meraih medali emas dengan menampilkan tarian “Poco-Poco Kendari Modernisasi” yang menggabungkan elemen tari tradisional dengan sentuhan kontemporer.
Kreativitas mahasiswa Teknik Elektro juga terbukti dalam bidang desain grafis, di mana karya-karya mereka menampilkan inovasi visual yang menakjubkan. Salah satu karya berjudul “Harmoni Teknologi dan Budaya Lokal” yang dikerjakan oleh mahasiswa bernama Siti Nurhaliza berhasil meraih medali perak. Karya tersebut menampilkan konsep desain yang memadukan elemen-elemen teknologi digital dengan motif batik khas Sulawesi Tenggara.
“Kami ingin menunjukkan bahwa disiplin ilmu teknik dan seni bukanlah dua hal yang bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat berpadu menciptakan karya yang bermakna. Desain saya terinspirasi dari keinginan untuk menjaga warisan budaya lokal sambil merangkul modernisasi dan teknologi,” jelas Siti Nurhaliza, mahasiswa semester enam Teknik Elektro, pada 30 Maret 2026.
Dukungan Penuh dari Institusi
Pencapaian luar biasa ini tentunya tidak terlepas dari dukungan serius dari Universitas Muhammadiyah Kendari. Dr. Ir. H. Suparno, M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan bahwa pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang olahraga dan seni budaya merupakan prioritas strategis institusi.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas tinggi, dan kesehatan fisik yang prima. Pencapaian mahasiswa Teknik Elektro dalam festival ini adalah bukti nyata bahwa visi dan misi kami dapat diwujudkan. Kami akan terus mendukung pengembangan ekstrakurikuler mahasiswa dengan memberikan fasilitas, pelatih profesional, dan dana yang memadai,” ungkap Dr. Suparno dalam konferensi pers yang digelar di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari pada 31 Maret 2026.
Lebih lanjut, Dr. Suparno menambahkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan olahraga dan seni budaya pada tahun akademik 2025-2026. “Kami memiliki empat pelatih profesional yang sudah bersertifikat nasional untuk menangani tim futsal, bola voli, dan pencak silat. Selain itu, kami juga memfasilitasi mahasiswa yang memiliki bakat seni untuk mengikuti workshop dan pelatihan dari seniman profesional,” tambahnya.
Prof. Dr. H. Muhammad Nurdin, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, juga memberikan apresiasi tinggi atas prestasi mahasiswa Teknik Elektro. “Pencapaian ini menginspirasi kami semua bahwa investasi pada pengembangan potensi mahasiswa adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Mahasiswa kami telah membuktikan bahwa mereka adalah generasi yang tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik tetapi juga mampu berkompetisi di berbagai arena lainnya. Saya sangat bangga dan yakin bahwa mereka akan menjadi alumni yang membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Kendari ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Prof. Nurdin.
Pembinaan Sistematis dan Berkelanjutan
Untuk dapat mencapai prestasi ini, mahasiswa Teknik Elektro menjalani program pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan. Organisasi kemahasiswaan di tingkat prodi, terutama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga dan UKM Seni, memiliki jadwal latihan rutin yang konsisten. Tim futsal, misalnya, menjalani latihan empat kali dalam seminggu dengan durasi masing-masing dua jam, didampingi oleh pelatih profesional yang berpengalaman.
Program pembinaan ini bukan hanya fokus pada aspek teknis semata, tetapi juga mengembangkan mental juara, kerjasama tim, dan integritas. “Kami percaya bahwa olahraga dan seni adalah media pembelajaran luar biasa untuk mengembangkan karakter. Disiplin, kerja keras, manajemen emosi, dan kemampuan bekerja sama adalah nilai-nilai yang mahasiswa pelajari melalui aktivitas ekstrakurikuler ini,” jelas Drs. H. Bambang Sutrisno, Direktur Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Dampak Positif bagi Motivasi Akademik
Menarik untuk dicatat bahwa pencapaian di bidang olahraga dan seni budaya ini ternyata juga berdampak positif pada motivasi dan prestasi akademik mahasiswa. Data dari Pusat Layanan Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata 3,21, lebih tinggi dari mahasiswa yang tidak aktif dengan IPK rata-rata 2,98.
“Ini adalah fenomena yang sangat menarik dan membuktikan bahwa aktivitas olahraga dan seni tidaklah mengganggu akademik mahasiswa, sebaliknya malah memberikan motivasi tambahan. Mahasiswa yang aktif di ekstrakurikuler cenderung lebih disiplin, terstruktur dalam mengelola waktu, dan memiliki mental yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan akademik,” ungkap Prof. Dr. H. Ahmad Suyono, M.Eng., Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan prestasi yang telah diraih, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki harapan besar untuk terus meningkatkan capaian mereka di tingkat nasional. Beberapa mahasiswa bahkan sudah mendapatkan undangan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengikuti seleksi Atlet Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional pada bulan Juni 2026.
“Kami sangat termotivasi untuk terus berprestasi. Prestasi di tingkat regional ini adalah batu loncatan kami menuju kompetisi yang lebih tinggi. Kami berkomitmen untuk terus berlatih keras, menjaga disiplin, dan membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari bukan hanya cerdas secara akademik tetapi juga berprestasi di berbagai bidang lainnya,” ujar Rendra Pratama, kapten tim futsal yang juga menjadi duta prestasi mahasiswa Teknik Elektro.
Kesimpulan
Pencapaian gemilang mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa Sulawesi Tenggara 2026 adalah manifestasi nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik. Dengan dukungan fasilitas, pelatih profesional, dan kepemimpinan yang visioner, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan bahwa excellence adalah hasil dari kerja keras, konsistensi, dan dedikasi.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan citra positif Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat regional maupun nasional. Seiring berjalannya waktu, diharapkan lebih banyak mahasiswa yang dapat meraih prestasi serupa, tidak hanya di bidang olahraga dan seni budaya tetapi juga di berbagai bidang kompetisi akademik lainnya.
Universitas Muhammadiyah Kendari siap terus mendukung dan memberdayakan mahasiswanya untuk menjadi generasi yang komprehensif, memiliki integritas tinggi, dan siap membawa perubahan positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya dan Indonesia pada umumnya.
—
Penulis: Tim Redaksi Berita Kampus | Tanggal Publikasi: 31 Maret 2026 | Lokasi: Kendari, Sulawesi Tenggara